Thursday, December 21, 2006

Untuk Berbisnis Modal Bukan Utama

Sabtu, 29 Jul 2006 11:01:48
JOGJA -- Modal bukan menjadi hal utama bagi seseorang untuk berbisnis. Karena yang lebih penting dari itu adalah semangat untuk terus maju.
Hal tersebut yang mengemuka pada acara seminar enterprenuer di Hotel Grand Mercure, Kamis (27/7). Pembicara yang hadir diantaranya pakar bisnis Kofi Kurnia dan pelaku bisnis dan eskportir, Delia Murwihartini serta rektor UAJY, Slamet Sarwono sebagai moderator.
Seminar yang banyak mengupas tentang peranan wanita di era bisnis saat tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT radio Tri Jaya FM yang ke-4. Tema yang dipilih adalah 'The Rising of Woman Enterpreneur'.
Menurut Kofi, wanita mempunyai potensi yang sangat besar dalam berbisnis. Bahkan lebih baik dari kaum lelaki karena mereka mempunyai semangat yang sangat luar biasa untuk maju dan berkembang.
"Naluri survival wanita sangat besar dan terbukti lebih tajam. Kreativitas mereka juga cenderung lebih tinggi, paparnya.
Dan dari kenyataan yang ada saat ini ketika banyak bermunculan eksekutif wanita, maka anggapan perempuan adalah mahkluk yang lemah mulai terkikis. Karena ternyata merekapun bisa menjadi pejuang bisnis.
Dicontohkan, seorang interpreneur sejati adalah Nyonya Meneer. Dia sukses besar di bisnis Jamu Nyonya Meneer. Perempuan tersebut memiliki kepandaian meracik jamu dari warisan ibunya dan akhirnya bisa memberdayakan kepandaiannya tersebut menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan.
"Dia memutuskan untuk menjual jamu yang ternyata sangat laku dipasaran. Dengan merek Nyonya Meneer yang dipilihnya bukan semata-mata karena ia ingin terkenal, melainkan lebih terdorong ingin memberikan jaminan tertinggi dengan namanya sampai-sampai ia berani pertaruhkan.
Contoh lain, adalah Amanda dengan bisnis roti Brounies Kukus Amanda. Usahanya tersebut sangat laris dipasaran meski hanya merupakan bolu kukus dengan rasa Brounies.
"Namun dengan pemilihan nama makanan dan marketing yang baik dapat merambah pasar dan menghasilkan keuntungan," paparnya.
Contoh-contoh yang diberikan tersebut menunjukkan betapa wanita mempunyai gaya enterpreneur yang berbeda dengan pria. Namun tidak kalah bila dibandingkan dengan para pria yang lebih mengedepankan gaya warrior mereka.
Untuk bisa sukses di bisnis sebagai entrepreneur sejati, imbuh Delia, wanita harus memenuhi empat hal. Di antaranya Intelegent Quetions(IQ), Adversity Qatiens(AQ), Spiritual Qatiens(SQ) dan Emotional Qatiens(EQ).
"Modal bukanlah hal yang utama untuk menjadi seorang enterpreneur sejati, tetapi semangat untuk maju yang terpenting, ujarnya.
Seorang enterpreneur sejati, menurut Delia membutuhkan sebuah imajinasi yang nantinya akan memunculkan inspirasi. Hal tersebut dibuktikan Delia karena keberhasilannya didukung oleh otak yang bekerja dengan hati, kemitraan dan kejujuran. Dan usaha yang dilakukan bukan didasarkan pada uang, tetapi lebih dalam menghasilkan sebuah karya.
"Keikhlasan untuk bangun dalam kegagalan adalah hal yang utama, justru dengan ikhlas adalah jalan untuk menuju keberhasilan," imbuhnya.(p1/p3/p6/ptu)

No comments: